DPRD Kapuas Sampaikan Laporan Hasil Kegiatan Masa Persidangan III

Kuala Kapuas – Memasuki tahun kerja 2019, DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah pada, Kamis (3/1/2019) pagi, menggelar rapat paripurna ke 13 masa persidangan III tahun sidang 2018.

Adapun agenda rapat paripurna yakni penyampaian laporan hasil kegiatan dewan masa persidangan III tahun sidang 2018 dan menutup masa persidangan III tahun sidang 2018 dan membuka masa persidangan I tahun sidang 2019.

Laporan hasil kegiatan dewan disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kapuas, Algrin Gasan. Dalam laporannya ia menyebutkan bahwa dalam menjalankan fungsi anggaran DPRD Kapuas melakukan rapat gabungan komisi dalam rangka membahas raperda APBD perubahan 2018 dan raperda APBD 2019 baik bersama-sama tim anggaran pemerintah daerah maupun perkomisi dengan perangkat daerah sesuai mitra kerja masing-masing.

Demikian juga dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan, DPRD Kapuas juga melaksanakan rapat-rapat komisi, rapat kerja gabungan, rapat dengar pendapat baik dengan perangkat daerah maupun instansi serta lembaga terkait.

“Rapat-rapat tersebut dilaksanakan guna mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan maupun yang sedang berjalan agar pelaksanaan kegiatan kedepan semakin lebih baik dan juga membahas masalah yang berkembang dan menjadi perhatian kita bersama baik bidang politik, keamanan, ekonomi, sosial budaya dan kemasyarakatan,” katanya.

Lanjut Algrin, DPRD Kapuas juga telah melaksanakan kunjungan kerja ke luar daerah dengan harapan hasil kunker tersebut dapat menjadi bahan acuan atau referensi dalam melaksanakan pembangunan Kabupaten Kapuas. Sesuai tugas dan fungsinya anggota DPRD juga telah melaksanakan reses ke wilayah daerah pemilihannya masing-masing.

“Diharapkan dewan memanfaatkan reses ini untuk secara langsung menyerap dan menampung aspirasi masyarakat yang dikemas dalam bentuk laporan hasil reses yang disampaikan pada rapat paripurna ke 12 tanggal 11 Desember 2018 yang lalu oleh yang mewakili dapil masing-masing, supaya ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada agar menjadi prioritas arah pembangunan daerah,” terang Algrin Gasan.